Asyik juga menilik blog tetangga, begitu beragam berita atau opini pribadi mengenai banyak hal, termasuk masalah yang bersifat pribadi salah satunya adalah agama, satir, serius maupun sekedar hiburan.
Sumber bacaan di atas telah mewarnai dan memberikan alternatif cukup unik untuk mengembangkan wawasan kita. Walaupun teramat subyektif tapi menambah khasanah kita, lumayan.
Terkadang opini seseorang mampu mengundang banyak komentar hingga blog tersebut menjadi ramai pengunjung. Yang disayangkan dan terpaksa diterima kebanyakan blog mengarah ke komunikasi satu arah. Komentar yang berdatangan dengan mudah dihapus sesuai keinginan pemilik, ini sah2 saja, namanya juga weblog.
Entah dengan motif apa, weblog mampu menjadi media untuk menciptakan opini publik, selebihnya terserah pembaca. Permasalahannya, bagi publik yang kurang waspada bisa dikelabui dengan pesan yang disampaikan. Pembaca pun secara langsung ataupun tidak, diajak untuk menyetujui dan mendukung isi weblog tersebut.
Weblog yang mengupas masalah agama kebanyakan tidak komprehensif dan berdasarkan penafsiran pribadi padahal kompetensi penulis tidak diketahui dengan jelas, sehingga sering menimbulkan kesimpangsiuran saja. Dan yang jadi korban adalah kita yang awam. Mungkin ini disengaja untuk meningkatkan traffic kalee
nesia.wp.com dengan bangga menilai dirinya terkesan sangat kompeten dan sempurna dengan menyebutkan:
aku punya segudang jawaban bila pihak nasrani mendebatku bahwa islam salah dan tidak baik. aku juga punya setumpuk jawaban bila pihak muslim mendebatku bahwa kristen salah dan tidak baik. tapi, sekali lagi, aku tak mau memamerkan itu di sini, juga tidak di blogku.
begitu juga penafsiran pribadi BATAKNEWS menyebutkan
Seperti sering kuungkapkan di blog ini, aku tidak mau menelan bulat-bulat semua doktrin agamaku. Kusaring dulu mana yang baik kuterapkan dan mana yang tidak — berpatokan pada humanisme, toleransi, perdamaian, dan saling mengasihi sesama manusia.
Bila banyak muslim mengatakan bahwa yang disebut saudara adalah hanya sesama muslim sedangkan umat lain tidak layak dianggap saudara, maka aku bersikap berbeda. Aku mencintai dan menganggap semua ORANG BAIK adalah saudara, tak peduli apapun agamanya; Buddha, Hindu, Parmalim, Konghucu, Kejawen, Katolik, Protestan, Islam, dll. Bahkan yang tidak beragama sekalipun, asalkan dia bersikap baik dan penuh kasih terhadap sesama manusia, aku rela menjadikannya saudara. Sedangkan ORANG JAHAT seperti pembunuh, pemerkosa, teroris semisal Amrozi, perusak harta-benda orang seperti aktivis Forum Pembela Islam, dll tidak akan pernah kuanggap sebagai saudaraku — meskipun dia beragama Islam.
Mempelajari agama secara otodidak dan menafsirkannya semau gue apa gak malah mengundang mudhorot??
apalagi bangga dengan angka 10 tahun
Untuk masalah agama, lebih baik kita mengacu kepada website yang terpercaya, bertanggung jawab, obyektif, positif, edukatif, memiliki kredibilitas dan integritas tinggi.
Untuk itulah, sumber yang bagus untuk kita2 beberapa di antaranya yaitu:
- SWARAMUSLIM
- HIDAYATULLAH
- MUALLAF CENTER ONLINE
Mudah-mudahan kita lebih tenang, daripada membaca blog yang hanya memancing emosi…Pisss