Dimana kamu?

Bermula dari rakyat yang tertindas, demonstrasi hingga kini telah merebak ke seluruh pelosok daerah, sudah menjadi konsekuensi alam demokrasi. Bebas berpendapat asal tidak anarkis dan merugikan kepentingan publik yang lain. Jadi malu sendiri setelah sepintas membaca Rubrik Persona ASAL USUL(Ariel Heryanto) di kompas 22 april 2007.

Lumpur lapindo menjadi masalah nasional, bener juga…kenapa gak ada demon ya? kenapa gak ada gerakan pengumpulan dana buat korban? Si korban sendirilah yang berjuang ke Jakarta untuk mendapatkan haknya

Salut buat pengusaha lapindo…dampak aktivitasnya terhadap masyarakat sekitar yang luar biasa, masih juga mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah. Salut juga buat pemerintah yang merespon lumpur ini dengan ‘hangat’. Niatnya emang baik, kepentingan peningkatan persediaan energi bagi masyarakat, sayangnya ‘sedikit’ ceroboh…..

sebelumnya sempet terpikir juga, di kota ku saat bencana tsunami melanda Aceh, gempa menggoyang nias, yogyakarta, cilacap ciamis dan sekitarnya masyarakat refleks menggelar sumbangan di masing2 daerah, serentak mengumpulkan dana turut berpartisipasi meringankan beban korban. tapi untuk bencana lumpur di porong sidoharjo…belum tercium geliat nasionalnya….. Ah lapindo kan kecil…???

Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: