Kemudahan WINDOWS, Tantangan LINUX

Ada benernya pendapat kebanyakan orang yang mengatakan linux lebih susah dioperasikan ketimbang windows. windows lebih fokus dan konsisten dalam mengembangkan produknya dan tidak heran lagi mayoritas perangkat keras dan lunak berbasis windows. Dengan begitu pengguna dipermudah menginstalasi dan mengoperasikan peralatannya hingga saat ini, seperti printer, scanner, web cam, GPS, ponsel, kamera, digitizer atau peralatan untuk game dll.

Dengan kemudahan ini masyarakat semakin terbiasa berinteraksi dengan windows untuk menyelesaikan pekerjaannya di samping sebagai hiburan. Berbagai terobosan banyak diterapkan oleh windows hingga upaya menstandardkan sistemnya secara internasional.

Stabilitas sistem windows bukan berarti tidak ada kelemahan, terutama di sisi keamanan. aplikasi yang cukup mengganggu yang biasa dikenal sebagai virus, worm, spyware dan segala macamnya terus berkembang mengikuti kemapanan windows entah sampai kapan. Dari komputer menjadi lelet, hang, file disembunyikan atau bahkan terhapus hingga sistem gak mau berjalan. Menurut mereka, sistem keamanan windows bisa dikatakan aman seperti layaknya katakanlah Linux apabila disetting dengan cara yang benar dan selalu uptodate . Hanya saja bagi pengguna awam hal ini masih belum bisa diterapkan dengan baik.

Saya sendiri sangat mendukung bagi mereka yang bikin virus. Keterampilan ini perlu dikembangkan dan difasilitasi, bila perlu sering2 diselenggarakan lomba bikin virus secara legal dan terbuka, lebih2 untuk sistem operasi Linux dan Mac, yang sampai saat ini dikenal banyak kalangan sebagai sistem yang dibilang aman. Untuk pembuat SLAPPER, RST (Remote Shell Trojan), proof concept dll, perlu diacungi jempol. Iklim seperti ini bisa memacu OS makin stabil dan aman. Dan bagi pengembang Antivirus pun makin leluasa bernafas he he he. Selain itu pengguna Linux dan Mac tidak terlena makin jauh atau malah angkuh terhadap sistem keamanan yang dipakai. Membuat dan mengembangkan virus ada catatannya lho: ya jangan disebarkan dong..itu kan jelas2 merugikan orang lain dan tidak bertanggung jawab😛

Permasalahan bagi windows lainnya adalah pembajakan. Tidak sedikit pengguna memakai windows bajakan/aspal, termasuk saya..he he he. Untung saja gak ada/ belum ada sweeping oleh aparat di sini, wong aparat saja belum tentu menggunakan yang asli kok. Harapannya adalah agar pengguna software bajakan bisa ditekan seminimal mungkin DAN….membeli yang asli. Iya dong….ngapain nyuruh aparat sweeping tapi pengguna malah lari ke opensource??? Jelas rugi…he he he

Salah satu distro linux yang fokus untuk lebih mengembangkan sistemnya menjadi mudah bagi pengguna adalah Ubuntu. Seperti yang diketahui, banyak kalangan yang sudah terbiasa dengan kemudahan yang dimiliki windows. Untuk merebut pelanggan tidak terelakkan lagi Linux pun harus mengejar ketertinggalannya.

Saat ini belum banyak hardware/software yang mendukung linux. Mudah2n walaupun pelan tapi pasti, beberapa tahun ke depan makin banyak industri yang mensupport linux. Begitu juga linux harus memperbaiki kekurangannya dalam beberapa hal, sehingga masyarakat tidak perlu mikir dua kali untuk migrasi. Tidak khawatir harus belajar dari nol untuk memulai linux, hardwarenya tidak bisa berjalan di linux, aplikasi yang biasa dipakai tidak bisa diinstall di linux dst.

Dengan memakai opensource, mudah2an pembajakan bisa ditekan lebih cepat daripada harus beli barang mahal dan tentunya sulit dijangkau oleh masyarakat. Di lain sisi mereka menjual sistem yang mudah ditembus dan dibajak sedangkan iklannya bisa dikatakan berlebihan. Karena teracuni oleh iklan masyarakatlah yang jadi korban..namanya saja juga iklan. Mana mau perusahaan bikin iklan yang mencerdaskan he he he.

Belum lama ini saya dikenalkan dengan ubuntu oleh temen, saya pun tertarik pengen mencobanya. Instalasi berhasil, horee saya mulai masuk ke dunia baru…opensource. Pengalaman pertama yang menyenangkan ini serasa kembali ke masa kecil he he he.

Mulailah beberapa saat menjelajahi berbagai fitur dan aroma yang ditawarkan ubuntu. Gak memakan waktu lama sudah kayak di rumah sendiri. Oke, saatnya mikirin instalasi printer, makai komputer aja tanpa ngeprint, seakan percuma.

Di tahap ini saja sudah terasa bedanya makai linux dengan windows. Jenis printer yang ada Canon Pixma ip1000 dan ip1500 pasti perlu driver baru untuk diaplikasikan ke ubuntu. Browsing sana, browsing sini akhirnya ketemu juga (takushi, canon.com, seven’s blog, tutorial uxworks, Boyzcha, orangescale, urip, dll)

Proses instalasi driver selesai, baru colokin kabel power dan usb dan teken tombol on/off, printer kok main mata sih!!! kedip2 mulu…. huuuuu. setelah baca2 printer kembali normal, Tapi??? gak bisa ngeprint..cape deh…hua ha ha… emang enak migrasi2an? udah siap mental belum? Untuk menghibur diri, katakan saja inilah tantangan!! Migrasi ada tahapannya dong… Ya udah tinggalin dulu printernya, kan dokumen bisa disave dan dibuka di kompi lain atau di warnet. Sementara ini anggap saja masalah beres, sudah bisa diatasi, kalo ada rejeki beli aja printer yg bener2 menyediakan driver untuk linux., kalo gak, bersiaplah menghadapi masalah serupa.

2 Tanggapan to “Kemudahan WINDOWS, Tantangan LINUX”

  1. Download Virus « JOS SOROT Says:

    […] Kemudahan Windows, Tantangan Linux […]

  2. Ubuntu 6.10 Edgy « JOS SOROT Says:

    […] Windows dan Linux […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: